9 Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil

Masa kehamilan merupakan masa-masa penting untuk menjaga tumbuh kembang calon buah hati selama sembilan bulan agar kebutuhan nutrisi bayi dalam kandungan dapat terpenuhi dengan baik. Pada kondisi tertentu, beberapa gangguan kesehatan dapat saja terjadi pada wanita hamil terlebih pada trimester pertama meskipun tiap wanita punya perbedaan saat mengalaminya, seperti mual, pusing dan tidak selera makan.

makanan sehat untuk ibu hamil

Oleh karenanya sebisa mungkin ibu hamil mendapatkan asupan nutrisi dari makanan yang ibu konsumsi tiap harinya terlebih di usia kehamilan trimester pertama. Pada masa tersebut janin sangat memerlukan asupan nutrisi yang lengkap untuk tumbuh kembangnya.

Berikut beberapa pilihan makanan yang dapat ibu pilih selama kehamilan untuk menjaga kesehatan janin ibu yang diambil dari sumber nzherald.co.nz.

  1. Bayam

Bayam merupakan makanan yang mengandung asam folat tinggi yang penting untuk pembentukan tabung saraf bayi pada awal kehamilan. Bayam juga memiliki kandungan kalsium dan zat besi dalam membantu produksi darah sehingga dapat meningkatkan kebutuhan darah selama kehamilan

  1. Telur

Kandungan gizi yang ada dalam telur yaitu protein, kolin dan lemak omega 3 yang sangat berperan dalam pertumbuhan otak janin selama masa kehamilan. Ibu hamil sebaiknya memilih telur ayam organik yang tidak mengandung zat kimia untuk di konsumsi.

  1. Beras Merah

Karbohidrat sangat dibutuhkan dalam memberikan energi untuk ibu hamil. Pada masa kehamilan sangat dibutuhkan energi yang lebih yaitu untuk ibu dan juga janin. Nasi dari beras merah mengandung serat dan antioksidan yang sangat tinggi untuk menjaga kekebalan tubuh selama masa kehamilan. Selain beras merah, karbohodrat juga bisa diperoleh pada nasi putih, jagung, kentang dan roti.

  1. Daging

Daging merupakan makanan yang mengandung zat besi yang berguna dalam memberikan asupan gizi pada plasenta dalam mencukupi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Plasenta juga diperlukan pada proses persalinan. Ibu bisa memperoleh zat besi dari daging yang tanpa lemak dan hati.

  1. Kacang-kacangan

Kacang mengandung serat dan protein yang mempunyai nutrisi yang berperan penting dalam masa kehamilan. Serat berperan dalam mengurangi resiko sembelit dan juga gangguan pencernaan ketika hamil. Kacang buncis, kacang hitam dan kacang almond merupakan jenis yang dapat ibu pilih untuk di konsumsi.

  1. Ubi jalar

Ubi jalar mempunyai warna orange dari karotenoid yaitu pigmen tanaman yang nanti di konversi menjadi vitamin A di dalam tubuh. Walaupun banyak yang mengemukakan bahwa kelebihan vitamin A dapat beresiko pada kesehatan, namun untuk vitamin A yang diperoleh dari sayur dan buah tidak akan berbahaya bagi kesehatan.

  1. Tahu dan tempe

Makanan ini sangat mudah untuk didapatkan dengan kandungan gizi yang tinggi untuk tubuh dalam memenuhi kebutuhan protein. Kebutuhan akan protein dapat meningkat selama masa kehamilan, ini karena janin juga membutuhkannya dalam pertumbuhannya. Kandungan yang di miliki dalam tahu dan tempe yaitu protein nabati yang berguna dalam membantu perkembangan janin.

  1. Sayur dan Buah

Pewarna alami yang terkandung dalam warna sayur dan buah sangat membantu untuk kehamilan. Warna yang di dimiliki dalam sayur dan buah mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan oleh janin. Nutrisi yang dibutuhkan oleh janin akan disediakan ketuban dalam perkembangannya.

  1. Yoghurt dan susu

Yoghurt sangat dibutuhkan selama masa kehamilan terlebih jika sudah memasuki bulan ke tujuh sampai sembilan. Minuman ini dapat membantu pencernaan pada masa kehamilan apalagi saat gangguan pencernaan akibat perut yang semakin membesar. Susu berperan dalam memberikan kenyamanan dalam istirahat anda sehingga merasa rileks.

Selain makanan, ini juga manfaat minum air hangat bagi kehamilan

Beberapa Jenis Buah Untuk Ibu Menyusui yang Aman Dikonsumsi

Mungkin Anda sudah mengetahuinya, kalau buah-buhan merupakan salah satu sumber yang dapat menghasilkan berbagai macam jenis nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh ibu juga anak. Nah, maka dari itu, kandungan nutrisi yang baik yang terkandung di dalam buah-buhan juga sangat di butuhkan oleh tubuh, terutama ketika Anda tengah ada dalam masa-masa menyusui.

Buah Untuk Ibu Menyusui

Bagi Anda para ibu yang tengah menyusui, pastinya Anda ingin mengetahui beberapa jenis buah yang baik untuk ibu menyusui yang memang bisa mendukung Anda dalam masa menyusui. Maka berikut ini ada beberapa jenis buah yang bisa Anda konsumsi semasa kehamilan.

Buah buhan untuk ibu menyusui yang pertama yang bisa Anda konsumsi yaitu buah blueberry. Mengapa buah blueberry? Karena buah jenis ini memiliki kandungan zat anti oksidan yang memang sangat di butuhkan oleh tubuh kita. Bukan hanya itu, di dalam buah ini yang umum memiliki warna biru keunguan juga memiliki kandungan vitamin juga mineral yang memang sangat di butuhkan untuk menjaga kesetabilan tubuh selama masa menyusui, jadi baik untuk di konsumsi oleh ibu hamil.

Bukan hanya itu, bluberry juga memiliki kandungan karbohidrat yang bisa menjadi salah satu sumber energi untuk Anda setiap harinya. Bukan hanya blueberry, selama menyusui Anda juga bisa mengkonsumsi buah jeruk. Jeruk berserta jenis buah-buhan citrus lainnya merupakan salah satu jenis buah yang memang bisa memberikan energi tambahan kepada Anda yang tengah menyusui. Bahkan telah di jelaskan pula, bahwa buah jeruk juga merupakan salah satu jenis makanan atau buah-buhan yang tepat untuk ibu menyusui, karena ibu menyusui sangat membutuhkan vitamin C yang jauh lebih banyak jika di bandingkan dengan mereka yang tidak menyusui.

Nah, jika Anda memutuskan untuk mengkonsumsi kedua atau bahkan salah satu dari buah-buahn tersebut, maka Anda bisa mengkonsumsi buah-buhan tersebut dalam berbagia variasi agar Anda tidak merasa bosan untuk mengkonsumsinya. Misalkan seperti mencampurkannya dengan kue, mencampurkan dalam salad, atau bahkan mengkonsumsinya dalam bentuk jus.

Maka dari itu, Anda tidak perlu ragu lagi untuk mengkonsumsi buah-buhan ini setiap harinya. Apalagi ketika Anda tengah menyusui. Karena kedua jenis buah tersebut sangat baik untuk Anda konsumsi selama menyusui. Bukan hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh Anda, namun mengkonsumsi kedua jenis buah ini selama menyusui juga mampu menambahkan energi Anda yang terkuras selama menyusui.

Nah, itulah buah-buhan yang baik untuk di konsumsi selama Anda menyusui. Semoga artikel yang kami berikan kali ini bisa membantu Anda semua dalam menjaga kesehatan tubuh Anda juga kesehatan tubuh si kecil. Lebih lanjut mengenai kehamilan dan bayi kunjungi solusisehatku.com, Semoga membantu!

Perkembangan Bayi 3 Bulan yang Harus Bunda Ketahui

Perkembangan bayi 3 bulan. Bayi merupakan hadian terindah yang diberikan Yang Maha Kuasa untuk Anda juga suami. Dan bulan-bulan awal ketika si kecil lahir merupakan bulan-bulan yang sangat indah juga berarti bagio Anda, suami juga keluarga. Nah, ketika memasuki bulan ketiga, si kecil mulai menunjukkan keaktifannya dan mulai belajar untuk mengenali wajah ibu juga wajah ayah.

bayi 3 bulan

Perkembangan bayi 3 bulan merupakan perkembangan yang cukup pesat, bahkan si kecil mulai mampu mengamati sejumlah benda yang ada di sekitarnya, bahkan ia mulai ingin untuk menyentuh barang-barang tersebut. Bukan hanya itu, bayi 3 bulan juga mulai menyadari setiap gerakannya, dan biasanya di usia ini gerakan-gerakan reflek si kecil seputar kebiasaan tangan yang menggenggam sudah mulai hilang. Bahkan si kecil sudah mulai bisa menggerekan tangannya guna menyentuh benda yang ada di sekitarnya serta perkembangan jari jemarinya juga kian berkembang dengan pesat. Bahkan di usia bayi 3 bulan ia sudah mulai bisa memanfang juga melambaykan tangan walaupun hanya sedikit dan tidak terarah.

Pada fase perkembangan bayi usia 3 bulan, penting untuk Anda mengawasi setiap gerak gerik si kecil dengan sangat ketat, karena di usia ini si kecil mulai bisa memasukkan benda-benda yang bisa ia rahim kedalam rongga mulutnya. Dan di usia 3 bulan, bayi mulai senang mendengarkan suara-suara asing terutama suaranya sendiri.

Di usia bayi 3 bulan, Anda mulai bisa memberikan mainan kepada si kecil, dengan catatan mainan yang diberikan dipilih dengan bauk, dan pilihlah mainan yang terbuat dari karet yang memiliki ujung yang tumpul guna keamanan untuk si kecil. Anda juga harus memilih jenis mainan yang aman tanpa adanya bahan pewarna seperti cat, selain itu pilih juga jenis mainan yang memiliki suara guna melatih telingan si kecil. Guna merangsang si kecil agar menjadi anak yang aktif, maka Anda bisa menyimpan mainan tersebut di atas box tempat tidurnya dengan cara di gantung.

Di perkembangan bayi 3 bulan, Anda bisa memperkenalkannya dengan dunia luar dengan cara membawanya jalan-jalan di sekitar rumah Anda. Bukan hanya itu, alangkah lebih baik lagi jika si kecil mulai diperdengarkan dengan sejumlah lagu yang lembut yang memang bisa merangsang perkembangan otak si kecil. Bahkan di usianya yang masih 3 bulan, si kecil mulai belajar untuk menggumam, dan itu menjadi gumaman pertamanya.

Anda jangan pernah heran ketika si kecil yang masih berusia 3 bulan sudah mulai bisa menyebut mama atau bahkan papa walaupun masih belum terdengar jelas. Di usia ini, si kecil sudah mulai bisa diajak berkomunikasi, dan cara si kecil berkomunikasi di usia ini yaitu dengan cara menggerak-gerakkan tangannya.

Pertolongan Pertama Untuk Mengatasi Bronkitis Pada Bayi

Bronkitis sangat rentan menyerang anak-anak dibawah usia 2 tahun. Pada kebanyakan kasus biasanya bronkitis menyerang bayi usia 6 bulan, bahkan bisa terjadi pada bayi usia 3 bulan. Bronkitis merupakan peradangan atau infeksi pada saluran pernapasan yaitu pada bagian bronkus. Bronkitis pada bayi bisa disebabkan oleh faktor udara yang kotor sehingga memicu infeksi pada paru-paru.

bronkitis pada bayi

Penyebab utama bronkitis pada bayi yaitu Respiratory Syncytial Virus (RSV), influenza dan adenovirus. Penyebaran virus ini bisa terjadi melalui udara atau cairan hidung. Bayi sangat beresiko terkena infeksi virus tersebut jika berada di lingkungan yang kotor, berada di sekitar perokok, lahir secara prematur dan asupan nutrisi melalui ASI kurang. Selain itu, bayi yang berusia dibawah 6 bulan sangat rentan terkena infeksi virus yang bisa mengakibatkan bronkitis. Pencegahan bronkitis pada anak lbisa dilakukan sejak dini dengan menciptkan suasana lingkungan yang bersih.

Gejala  bronkitis pada bayi dan anak-anak biasanya ditandai dengan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) . Selain itu bayi mengalami batuk selama beberapa hari dan kondisinya semakin parah sehingga mengakibatkan bayi kesulitan bernafas. Jika kondisi bayi semakin parah sebaiknya Anda segera melakukan tindakan dengan menghubungi petugas medis.

Beberapa Cara Mengatasi Bronkitis Pada Bayi

Selain penangan medis, Anda juga bisa membantu meringankan gejala bronkitis yang diderita oleh bayi. Berikut cara mengatasi bronkitis pada anak yang bisa Anda lakukan di rumah:

  • Langkah pertama yang bisa Anda lakukan kyaitu dengan menjauhkan bayi dari debu, polusi udara dan cuaca dingin. Hal ini karena kondisi tersebut bisa memperparah iritasi pada saluran pernapasan bayi.
  • Jika bayi mengalami batuk berdahak dan kesulitan untuk bernafas, maka Anda bisa membatu meringankannya dengan memberikan uap air yang ditetesi minyak telon.
  • Apabila si kecil sudah mendapatkan MPASI maka Anda bisa memberikan asupan cairan untuk si kecil dalam meringankan bronkitis yang dideritanya dan mencegah dehidrasi.
  • Anda bisa membuat bayi merasa nyaman dengan mengusap atau menepuk secara lembut bagian dada.
  • Kelembapan dan kebersihan udara di ruangan tempat tinggal bayi harus senantiasa dijaga.

Bronkitis tidak akan menyebabkan kematian pada bayi. Pada umumnya penyakit ini akan berkurang dalam rentang waktu yang tidak begitu lama jika segera ditangani. Untuk menjaga kondisi kesehatan si kecil sebaiknya Anda memperhatikan asupan nutrisi untuk tubuhnya dan menjaga kesehatan semua anggota keluarga serta lingkungan rumah.

Pastikan kebersihan udara di dalam rumah benar-benar terjaga, jangan membiasakan merokok dan usahakan setiap ruangan memiliki ventilasi udara. Dengan begitu si kecil tidak akan terinfeksi oleh virus berbahaya seperti penyakit bronkitis. Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan bayi secara rutin untuk memastikan tubuhnya dalam kondisi fit.

Menjaga Kesehatan Rahim Dengan Mengkonsumsi Makanan Bergizi

Rahim adalah salah satu bagian dari organ reproduksi wanita.  Organ vital tersebut memiliki peran yang sangat penting untuk menunjang terjadinya pembuahan dan tempat berkembangnya janin. Kesehatan rahim wanita sangat penting untuk dijaga dalam mencegah penyakit yang berbahaya seperti kanker. Selain itu, kesehatan rahim akan membantu mempersiapkan kehamilan yang sehat.

makanan kesehatan rahim

Menjaga kesehatan rahim bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menerapkan gaya hidup sehat. Dengan mencukupi semua kebutuhan nutrisi maka akan meminimalisir penyakit yang bisa membahayakan rahim. Selain itu, untuk menjaga kesehatan rahim Anda harus berolahraga secara rutin.

Sumber Makanan Untuk Menjaga Kesehatan Rahim

  1. Tomat

Tomat adalah salah satu jenis sayuran yang bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker leher rahim. Hal ini karena tomat mengandung likopen dan antioksidan yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

  1. Produk olahan susu

Makanan kesehatan rahim yang selanjutnya yaitu susu dan produk olahannya. Dengan mengkonsumsi yoghurt dan keju secara rutin maka akan mencegah terjadinya kanker rahim. Kandungan vitamin D pada susu bermanfaat untuk mencegah tumor jinak pada rahim atau fibroid.

  1. Teh hijau

Kandungan antioksidan pada teh hijau bermanfaat untuk menjaga kesehatan rahim dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, bagi Anda yang memiliki masalah pada rahim seperti adanya fibroid maka dengan mengkonsumi teh hijau secara rutin akan membantu mengatasi tumor jinak tersebut.

  1. Sayuran berwarna hijau

Sayuran hijau memiliki kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Sayuran hijau mengandung mineral yang berperan penting dalam mengoptimalkan fungsi saraf. Selain itu, kandungan nutrisi pada sayuran hijau juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan basal di dalam rahim.

  1. Biji-bijian atau kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah salah satu sumber makanan yang memiliki kandungan kolesterol baik dan asam lemak omega-3. Mengkonsumsi kacang-kacangan secara rutin akan menghindarkan Anda dari fibroid dan kanker rahim. Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung nutrisi seperti protein yang berguna untuk menjaga kesuburan rahim.

  1. Buah-buahan

Buah mengandung unsur mineral,fitokimia dan vitamin yang sangat melimpah. Buah-buahan merupakan sumber antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit. Dengan mengkonsumsi buah maka akan mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh dan menjaga kesehatan organ reproduksi wanita terutama rahim. Antioksidan berperan penting dalam menghambat pertumbuhan sel kanker di uterus dan rahim.

  1. Ikan

Ikan air dingin seperti salmon mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk menekan produksi hormon prostaglandin. Perlu Anda ketahui bahwa hormon tersebut bisa menyebabkan kontraksi pada rahim apabila produksinya berlebihan. Jika kontraksi terjadi maka bisa membahayakan rahim dan mengubah posisi rahim.

  1. Makanan berserat

Makanan yang mengandung serat sangat mudah kita jumpai seperti buah-buahan, gandum dan sayuran. Serat berperan penting dalam mencegah produksi hormon estrogen secara berlebihan. Hormon estrogen yang diproduksi secara berlebihan bisa mengakibatkan fibroid atau tumor jinak pada rahim.

Demikian beberapa makanan yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan rahim. DIsamping mengkonsumsi makanan tersebut, Anda juga harus rutin berolahraga dan menjauhi kebiasaan yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker.