Monthly Archives: June 2015

Beberapa Jenis Buah Untuk Ibu Menyusui yang Aman Dikonsumsi

Mungkin Anda sudah mengetahuinya, kalau buah-buhan merupakan salah satu sumber yang dapat menghasilkan berbagai macam jenis nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh ibu juga anak. Nah, maka dari itu, kandungan nutrisi yang baik yang terkandung di dalam buah-buhan juga sangat di butuhkan oleh tubuh, terutama ketika Anda tengah ada dalam masa-masa menyusui.

Buah Untuk Ibu Menyusui

Bagi Anda para ibu yang tengah menyusui, pastinya Anda ingin mengetahui beberapa jenis buah yang baik untuk ibu menyusui yang memang bisa mendukung Anda dalam masa menyusui. Maka berikut ini ada beberapa jenis buah yang bisa Anda konsumsi semasa kehamilan.

Buah buhan untuk ibu menyusui yang pertama yang bisa Anda konsumsi yaitu buah blueberry. Mengapa buah blueberry? Karena buah jenis ini memiliki kandungan zat anti oksidan yang memang sangat di butuhkan oleh tubuh kita. Bukan hanya itu, di dalam buah ini yang umum memiliki warna biru keunguan juga memiliki kandungan vitamin juga mineral yang memang sangat di butuhkan untuk menjaga kesetabilan tubuh selama masa menyusui, jadi baik untuk di konsumsi oleh ibu hamil.

Bukan hanya itu, bluberry juga memiliki kandungan karbohidrat yang bisa menjadi salah satu sumber energi untuk Anda setiap harinya. Bukan hanya blueberry, selama menyusui Anda juga bisa mengkonsumsi buah jeruk. Jeruk berserta jenis buah-buhan citrus lainnya merupakan salah satu jenis buah yang memang bisa memberikan energi tambahan kepada Anda yang tengah menyusui. Bahkan telah di jelaskan pula, bahwa buah jeruk juga merupakan salah satu jenis makanan atau buah-buhan yang tepat untuk ibu menyusui, karena ibu menyusui sangat membutuhkan vitamin C yang jauh lebih banyak jika di bandingkan dengan mereka yang tidak menyusui.

Nah, jika Anda memutuskan untuk mengkonsumsi kedua atau bahkan salah satu dari buah-buahn tersebut, maka Anda bisa mengkonsumsi buah-buhan tersebut dalam berbagia variasi agar Anda tidak merasa bosan untuk mengkonsumsinya. Misalkan seperti mencampurkannya dengan kue, mencampurkan dalam salad, atau bahkan mengkonsumsinya dalam bentuk jus.

Maka dari itu, Anda tidak perlu ragu lagi untuk mengkonsumsi buah-buhan ini setiap harinya. Apalagi ketika Anda tengah menyusui. Karena kedua jenis buah tersebut sangat baik untuk Anda konsumsi selama menyusui. Bukan hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh Anda, namun mengkonsumsi kedua jenis buah ini selama menyusui juga mampu menambahkan energi Anda yang terkuras selama menyusui.

Nah, itulah buah-buhan yang baik untuk di konsumsi selama Anda menyusui. Semoga artikel yang kami berikan kali ini bisa membantu Anda semua dalam menjaga kesehatan tubuh Anda juga kesehatan tubuh si kecil. Lebih lanjut mengenai kehamilan dan bayi kunjungi solusisehatku.com, Semoga membantu!

Perkembangan Bayi 3 Bulan yang Harus Bunda Ketahui

Perkembangan bayi 3 bulan. Bayi merupakan hadian terindah yang diberikan Yang Maha Kuasa untuk Anda juga suami. Dan bulan-bulan awal ketika si kecil lahir merupakan bulan-bulan yang sangat indah juga berarti bagio Anda, suami juga keluarga. Nah, ketika memasuki bulan ketiga, si kecil mulai menunjukkan keaktifannya dan mulai belajar untuk mengenali wajah ibu juga wajah ayah.

bayi 3 bulan

Perkembangan bayi 3 bulan merupakan perkembangan yang cukup pesat, bahkan si kecil mulai mampu mengamati sejumlah benda yang ada di sekitarnya, bahkan ia mulai ingin untuk menyentuh barang-barang tersebut. Bukan hanya itu, bayi 3 bulan juga mulai menyadari setiap gerakannya, dan biasanya di usia ini gerakan-gerakan reflek si kecil seputar kebiasaan tangan yang menggenggam sudah mulai hilang. Bahkan si kecil sudah mulai bisa menggerekan tangannya guna menyentuh benda yang ada di sekitarnya serta perkembangan jari jemarinya juga kian berkembang dengan pesat. Bahkan di usia bayi 3 bulan ia sudah mulai bisa memanfang juga melambaykan tangan walaupun hanya sedikit dan tidak terarah.

Pada fase perkembangan bayi usia 3 bulan, penting untuk Anda mengawasi setiap gerak gerik si kecil dengan sangat ketat, karena di usia ini si kecil mulai bisa memasukkan benda-benda yang bisa ia rahim kedalam rongga mulutnya. Dan di usia 3 bulan, bayi mulai senang mendengarkan suara-suara asing terutama suaranya sendiri.

Di usia bayi 3 bulan, Anda mulai bisa memberikan mainan kepada si kecil, dengan catatan mainan yang diberikan dipilih dengan bauk, dan pilihlah mainan yang terbuat dari karet yang memiliki ujung yang tumpul guna keamanan untuk si kecil. Anda juga harus memilih jenis mainan yang aman tanpa adanya bahan pewarna seperti cat, selain itu pilih juga jenis mainan yang memiliki suara guna melatih telingan si kecil. Guna merangsang si kecil agar menjadi anak yang aktif, maka Anda bisa menyimpan mainan tersebut di atas box tempat tidurnya dengan cara di gantung.

Di perkembangan bayi 3 bulan, Anda bisa memperkenalkannya dengan dunia luar dengan cara membawanya jalan-jalan di sekitar rumah Anda. Bukan hanya itu, alangkah lebih baik lagi jika si kecil mulai diperdengarkan dengan sejumlah lagu yang lembut yang memang bisa merangsang perkembangan otak si kecil. Bahkan di usianya yang masih 3 bulan, si kecil mulai belajar untuk menggumam, dan itu menjadi gumaman pertamanya.

Anda jangan pernah heran ketika si kecil yang masih berusia 3 bulan sudah mulai bisa menyebut mama atau bahkan papa walaupun masih belum terdengar jelas. Di usia ini, si kecil sudah mulai bisa diajak berkomunikasi, dan cara si kecil berkomunikasi di usia ini yaitu dengan cara menggerak-gerakkan tangannya.

Pertolongan Pertama Untuk Mengatasi Bronkitis Pada Bayi

Bronkitis sangat rentan menyerang anak-anak dibawah usia 2 tahun. Pada kebanyakan kasus biasanya bronkitis menyerang bayi usia 6 bulan, bahkan bisa terjadi pada bayi usia 3 bulan. Bronkitis merupakan peradangan atau infeksi pada saluran pernapasan yaitu pada bagian bronkus. Bronkitis pada bayi bisa disebabkan oleh faktor udara yang kotor sehingga memicu infeksi pada paru-paru.

bronkitis pada bayi

Penyebab utama bronkitis pada bayi yaitu Respiratory Syncytial Virus (RSV), influenza dan adenovirus. Penyebaran virus ini bisa terjadi melalui udara atau cairan hidung. Bayi sangat beresiko terkena infeksi virus tersebut jika berada di lingkungan yang kotor, berada di sekitar perokok, lahir secara prematur dan asupan nutrisi melalui ASI kurang. Selain itu, bayi yang berusia dibawah 6 bulan sangat rentan terkena infeksi virus yang bisa mengakibatkan bronkitis. Pencegahan bronkitis pada anak lbisa dilakukan sejak dini dengan menciptkan suasana lingkungan yang bersih.

Gejala  bronkitis pada bayi dan anak-anak biasanya ditandai dengan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) . Selain itu bayi mengalami batuk selama beberapa hari dan kondisinya semakin parah sehingga mengakibatkan bayi kesulitan bernafas. Jika kondisi bayi semakin parah sebaiknya Anda segera melakukan tindakan dengan menghubungi petugas medis.

Beberapa Cara Mengatasi Bronkitis Pada Bayi

Selain penangan medis, Anda juga bisa membantu meringankan gejala bronkitis yang diderita oleh bayi. Berikut cara mengatasi bronkitis pada anak yang bisa Anda lakukan di rumah:

  • Langkah pertama yang bisa Anda lakukan kyaitu dengan menjauhkan bayi dari debu, polusi udara dan cuaca dingin. Hal ini karena kondisi tersebut bisa memperparah iritasi pada saluran pernapasan bayi.
  • Jika bayi mengalami batuk berdahak dan kesulitan untuk bernafas, maka Anda bisa membatu meringankannya dengan memberikan uap air yang ditetesi minyak telon.
  • Apabila si kecil sudah mendapatkan MPASI maka Anda bisa memberikan asupan cairan untuk si kecil dalam meringankan bronkitis yang dideritanya dan mencegah dehidrasi.
  • Anda bisa membuat bayi merasa nyaman dengan mengusap atau menepuk secara lembut bagian dada.
  • Kelembapan dan kebersihan udara di ruangan tempat tinggal bayi harus senantiasa dijaga.

Bronkitis tidak akan menyebabkan kematian pada bayi. Pada umumnya penyakit ini akan berkurang dalam rentang waktu yang tidak begitu lama jika segera ditangani. Untuk menjaga kondisi kesehatan si kecil sebaiknya Anda memperhatikan asupan nutrisi untuk tubuhnya dan menjaga kesehatan semua anggota keluarga serta lingkungan rumah.

Pastikan kebersihan udara di dalam rumah benar-benar terjaga, jangan membiasakan merokok dan usahakan setiap ruangan memiliki ventilasi udara. Dengan begitu si kecil tidak akan terinfeksi oleh virus berbahaya seperti penyakit bronkitis. Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan bayi secara rutin untuk memastikan tubuhnya dalam kondisi fit.

Menjaga Kesehatan Rahim Dengan Mengkonsumsi Makanan Bergizi

Rahim adalah salah satu bagian dari organ reproduksi wanita.  Organ vital tersebut memiliki peran yang sangat penting untuk menunjang terjadinya pembuahan dan tempat berkembangnya janin. Kesehatan rahim wanita sangat penting untuk dijaga dalam mencegah penyakit yang berbahaya seperti kanker atau dalam bahasa Inggris cancer. Selain itu, kesehatan rahim akan membantu mempersiapkan kehamilan yang sehat.

makanan kesehatan rahim

Menjaga kesehatan rahim bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menerapkan gaya hidup sehat. Dengan mencukupi semua kebutuhan nutrisi maka akan meminimalisir penyakit yang bisa membahayakan rahim. Selain itu, untuk menjaga kesehatan rahim Anda harus berolahraga secara rutin.

Sumber Makanan Untuk Menjaga Kesehatan Rahim

  1. Tomat

Tomat adalah salah satu jenis sayuran yang bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker leher rahim. Hal ini karena tomat mengandung likopen dan antioksidan yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

  1. Produk olahan susu

Makanan kesehatan rahim yang selanjutnya yaitu susu dan produk olahannya. Dengan mengkonsumsi yoghurt dan keju secara rutin maka akan mencegah terjadinya kanker rahim. Kandungan vitamin D pada susu bermanfaat untuk mencegah tumor jinak pada rahim atau fibroid.

  1. Teh hijau

Kandungan antioksidan pada teh hijau bermanfaat untuk menjaga kesehatan rahim dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, bagi Anda yang memiliki masalah pada rahim seperti adanya fibroid maka dengan mengkonsumi teh hijau secara rutin akan membantu mengatasi tumor jinak tersebut.

  1. Sayuran berwarna hijau

Sayuran hijau memiliki kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Sayuran hijau mengandung mineral yang berperan penting dalam mengoptimalkan fungsi saraf. Selain itu, kandungan nutrisi pada sayuran hijau juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan basal di dalam rahim.

  1. Biji-bijian atau kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah salah satu sumber makanan yang memiliki kandungan kolesterol baik dan asam lemak omega-3. Mengkonsumsi kacang-kacangan secara rutin akan menghindarkan Anda dari fibroid dan kanker rahim. Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung nutrisi seperti protein yang berguna untuk menjaga kesuburan rahim.

  1. Buah-buahan

Buah mengandung unsur mineral,fitokimia dan vitamin yang sangat melimpah. Buah-buahan merupakan sumber antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit. Dengan mengkonsumsi buah maka akan mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh dan menjaga kesehatan organ reproduksi wanita terutama rahim. Antioksidan berperan penting dalam menghambat pertumbuhan sel kanker di uterus dan rahim.

  1. Ikan

Ikan air dingin seperti salmon mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk menekan produksi hormon prostaglandin. Perlu Anda ketahui bahwa hormon tersebut bisa menyebabkan kontraksi pada rahim apabila produksinya berlebihan. Jika kontraksi terjadi maka bisa membahayakan rahim dan mengubah posisi rahim.

  1. Makanan berserat

Makanan yang mengandung serat sangat mudah kita jumpai seperti buah-buahan, gandum dan sayuran. Serat berperan penting dalam mencegah produksi hormon estrogen secara berlebihan. Hormon estrogen yang diproduksi secara berlebihan bisa mengakibatkan fibroid atau tumor jinak pada rahim.

Demikian beberapa makanan yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan rahim. DIsamping mengkonsumsi makanan tersebut, Anda juga harus rutin berolahraga dan menjauhi kebiasaan yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker. Jika anda ingin mengetahui update terbaru tantang kanker serviks anda bisa mengunjungi web solusisehatku.com

Jenis Buah Yang Baik Untuk Bayi 6 Bulan Sebagai Pelengkap MPASI

Ketika menginjak usia 6 bulan maka bayi sudah bisa diperkenalkan dengan makanan padat pendamping ASI. Hal ini bertujuan untuk mengajarkan cara mengunyah makanan pada bayi dan melengkapi kebutuhan nutrisinya. Seiring dengan bertambahnya usia si kecil maka kebutuhan nutrisi semakin meningkat dan tidak bisa dipenuhi hanya dari ASI saja. Oleh karena itu pemberian makanan pendamping ASI adalah salah satu solusi untuk melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil. Salah satu makanan padat yang bisa Anda perkenalkan yaitu buah untuk bayi.

buah untuk bayi

Seperti yang kita ketahui bahwa buah adalah sumber vitamin yang sangat lengkap sehingga sangat cocok untuk diperkenalkan pada bayi. Namun dalam memilih buah untuk si kecil harus teliti dan hati-hati sehingga tidak akan membahayakan kesehatan. Pilihlah buah untuk bayi 6 bulan yang memiliki tekstur lembut dan rasa yang tidak terlalu masam. Pemberian buah bisa Anda lakukan dengan cara dihaluskan kemudian dicampur dengan bubur. Namun untuk buah yang memiliki tekstur lembut seperti pisang bisa langsung Anda berikan tanpa harus dicampur dengan bubur.

Beberapa Jenis Buah Yang Baik Untuk Bayi 6 Bulan

  • Pepaya

Pepaya merupakan salah satu jenis buah yang baik untuk bayi 6 bulan. Buah pepaya memiliki kandungan serat dan tekstur yang lembut sehingga bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan si kecil. Dengan memperkenalkan buah yang satu ini maka bayi akan terhindar dari masalah pencernaan seperti sembelit. Pepaya lebih mudah untuk dicerna oleh bayi yang baru mengenal makanan padat. Selain itu buah pepaya juga memilki kandungan vitamin yang sangat lengkap untuk menunjang perkembangan si kecil.

  • Pisang

Jenis buah yang baik untuk bayi 6 bulan selanjutnya yaitu pisang. Kandungan nutrisi pada buah pisang sangat banyak seperti asam folat, vitamin A, kalium dan posfor yang berguna untuk menunjang tumbuh kembang si kecil. Pisang bisa Anda berikan secara langsung tanpa diolah karena teksturnya lembut sehingga lebih mudah untuk dicerna. Selain itu, Anda juga bisa menyajikannya dengan cara mencampurkan ke dalam bubur sebagai tambahan. Pisang sebaiknya diberikan dengan porsi yang cukup dan jangan berlebihan karena bisa menyebabkan sembelit.

  • Apel

Apel adalah salah satu buah yang sangat baik untuk bayi. Apel mengandung serat, antioksidan, vitamin, magnesium, kalium dan posfor. Kandungan nutrisi tersebut tentunya sangat baik untuk menunjang perkembangan bayi. Apel bisa Anda sajikan untuk bayi dengan cara dihaluskan dan dibuat bubur sehingga lebih mudah untuk di telan.

  • Alpukat

Tekstur daging buah yang sangat lembut menjadikan alpukat cocok untk diberikan pada bayi. Selain itu, alpukat juga sangat kaya akan kandungan nutrisi seperti asam lemak omega-3, vitamin, zat besi, posfor, magnesium, serat dan nutrisi penting lainnya yang berguna untuk menunjang perkembangan dan kecerdasan otak. Alpukat bisa langsung diberikan pada bayi dengan cara dikeruk dan dihaluskan menggunakan blender.

  • Pir

Pir mengandung vitamin, kalsium dan kalium serta tidak mengandung lemak jahat. Buah ini sangat cocok untuk bayi karena bisa mencegah sembelit dan gangguan pencernaan lainnya. Untuk memudahkan bayi dalam menelan makanan ini sebaiknya Anda menghaluskan terlebih dahulu dengan cara di blender. Penyajiannya bisa dalam bentuk bubur ataupun jus.

Demikian beberapa jenis buah yang baik untuk bayi 6 bulan. Pada usia 6 bulan bayi belum memiliki kemampuan untuk mengunyah sehingga penyajian buah harus dengan tekstur yang lembut dalam bentuk bubur atau jus buah.