Cara Mudah Untuk Merangsang Perkembangan Otak Bayi

Anak yang cerdas merupakan suatu kebanggan dan dambaan setiap orangtua. Kecerdasan seorang anak dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya yaitu faktor genetik (keturunan). Namun meskipun begitu kecerdasan seorang anak akan terbentuk secara optimal apabila dilatih sejak usia dini. Untuk mengoptimalkan perkembangan otak anak bisa dimulai sejak di dalam kandungan dengan menerapakn pola hidup sehat. Selanjutnya ketika bayi sudah lahir, Anda bisa mengoptimalkan kecerdasan tersebut melalui asupan makanan yang bergizi dan memberikan berbagai macam stimulus yang berguna untuk perkembangan otak bayi.

Merangsang Perkembangan Otak Bayi

Salah satu hal penting dalam merangsang kecerdasan otak bayi yaitu interaksi. Ketika Anda sering melakukan interaksi dengan bayi maka hal tersebut akan merangsang pembentukan koneksi otak. Bayi yang jarang diajak bicara akan mengalami kesulitan berkomunikasi di kemudian hari. Interaksi dengan bayi merupakan stimulasi yang baik untuk perkembangan otak bayi.

Dibawah Ini Cara Mudah Dalam Memberikan Stimulus Untuk Perkembangan Otak Bayi

Rangsangan atau stimulasi yang diberikan pada bayi sejak lahir akan berdampak positif bagi perkembangan kecerdasan otaknya. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merangsang perkembangan kecerdasan otak anak.

  • Untuk mengoptimalkan perkembangan otak bayi, Anda bisa memberikan sentuhan halus pada bayi dengan cara melakukan pemijatan. Menurut sebuah studi membuktikan bahwa pemijatan yang dilakukan secara rutin akan berdampak positif bagi perkembangan otak bayi.
  • Merangsang kemampuan berbahasa pada bayi bisa dilakukan dengan cara mengajaknya berbicara. Meskipun bayi belum mengerti dengan apa yang Anda ucapkan, akan tetapi perlu Anda ketahui bahwa bayi mempunyai kemampuan untuk merekamnya. Ketika Anda lebih sering mengajak bayi berbicara maka hal ini akan merangsang kemampuan otaknya. Secara tidak langsung bayi akan mengingat apa yang Anda ucapkan.
  • Melakukan senam ringan untuk bayi dengan cara menggerakan kaki dan tangan bayi. Lakukan secara perlahan dan pelan-pelan untuk menghindari cedera pada bayi. Sama halnya dengan pijatan, sentuhan halus melalui senam akan menstimulus perkembangan otaknya.
  • Peluklah bayi Anda lebih sering karena pelukan merupakan salah satu stimulasi yang dipercaya bisa memberikan rangsangan terhadap perkembangan otak bayi. Interaksi antara ibu dan bayi dapat meningkatkan ikatan batin sehingga otak akan terstimulus untuk berkembang lebih baik.
  • Untuk merangsang perkembangan otak bayi, Anda juga bisa melakukan hal tersebut melalui musik. Selain itu, Anda juga bisa berkomunikasi dengan bayi melalui nyanyian. Meskipun bayi belum sepenuhnya mengerti, akan tetapi apabila dilakukan secara rutin dan berulang maka akan merangsang kemampuan bayi dalam mengingat setiap kosa kata yang ada di dalam lagu maupun yang Anda ucapkan.
  • Apabila anak Anda sudah berusia lebih besar yaitu sekitar dua atau tiga tahun, maka Anda bisa memberikan rangsangan tersebut melalui gambar dan berbagai macam warna. PIlihlah gambar yang menarik dengan warna yang mencolok sehingga hal ini akan membuat anak lebih tertarik.
  • Ajaklah bayi Anda untuk berinteraksi dengan bayi-bayi yang lainnya. Cara ini dilakukan untuk merangsang kemampuan bayi dalam hal berinteraksi atau bersosialisasi.
  • Perkenalkan tentang dunia luar atau keindahan alam pada bayi. Jangan membiarkan bayi terus menerus berada di dalam rumah atau terbaring di tempat tidur. Sesekali Anda bisa mengajak bayi jalan-jalan keluar untuk menikmati udara segar dan indahnya pemandangan Alam. Secara tidak langsung kegiatan ini akan membantu merangsang perkembangan otak bayi.

Demikian cara mudah dalam menstimulus perkembangan otak bayi. Sentuhan atau gaya pengasuhan yang penuh kasih sayang sangat berguna dalam membantu perkembangan otak bayi. Pada dasarnya bayi yang merasa nyaman dan tenang lebih banyak menggunakan energinya untuk perkembangan otak daripada untuk menangis atau rewel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>