Category Archives: Parenting

Saran Bagi Orangtua Untuk Melatih Anak Dalam Mengembangkan Bakat

Setiap anak memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda-beda. Bakat tersebut harus diasah dan dikembangkan sejak kecil sehingga bermanfaat ketika anak tumbuh dewasa. Pada zaman sekarang banyak orangtua yang rela mengeluarkan biaya yang cukup tinggi untuk mengirim anak ke dalam sebuah kursus pengembangan bakat. Namun alangkah lebih baiknya apabila Anda sendiri yang berperan serta dalam mengembangkan bakat anak.

Melatih bakat Anak

Anda sebagai orangtua harus memberikan kesempatan pada anak untuk memilih apa yang diinginkan sesuai dengan bakat yang dimilikinya. Jangan memberikan pilihan yang akan membuat anak merasa terpaksa dan tidak nyaman. Peran Anda dalam mengembangkan bakat anak adalah mengarahkan dan memberikan kontrol dalam batas wajar sehingga anak memiliki keleluasaan untuk mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya.

Dibawah Ini Beberapa Saran UntukĀ  Mengembangkan Bakat Si Kecil

  • Kenali minat dan bakat anak

Untuk memudahkan Anda dalam membantu mengembangkan bakat si kecil yaitu dengan mengetahui terlebih dahulu bakat apa yang ada di dalam dirinya. Apabila Anda sudah mengetahui potensi yang ada pada anak maka langkah selanjutnya adalah mengarahkan dan membantu untuk mengembangkan bakat tersebut. Dalam hal ini Anda juga harus membantu anak untuk mengenali bakat dan potensi yang dimilikinya.

  • Memberikan motivasi untuk anak

Anda harus senantiasa memberikan dukungan supaya anak lebih bersemangat untuk melatih dan mengembangkan bakatnya. Ketika anak Anda mempunyai bakat dalam bermusik atau bidang olahraga, sebaiknya Anda memberikan dukungan penuh dan memfasilitasi anak untuk mengembangkan potensi tersebut. Untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak, berikanlah pujian sehingga semangat untuk berlatih akan meningkat.

  • Biarkan anak untuk memilih

Jangan memaksa anak untuk melakukan hal yang tidak mereka sukai karena bisa berdampak buruk terhadap psikologisnya. Anda harus memberikan kebebasan dan keleluasaan pada anak untuk memilih bidang yang sesuai dengan hobinya. Jika anak sudah memilih apa yang diminati maka Anda bisa membantunya untuk mengembangkan bakat tersebut. Berikan motivasi dan fasilitas yang memadai supaya anak lebih rajin untuk berlatih untuk mengembangakn bakat yang ada di dalam dirinya.

  • Memberikan penjelasan pada anak

Anda sebagai orangtua harus memberi pengertian pada anak bahwa bakat yang dilatih secara terus menerus akan bermanfaat untuk masa depan dirinya dan bisa membantu orang lain. Mengembangkan bakat anak tentunya membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh dan kesabaran. Semuanya membutuhkan proses dan waktu yang tidak sebentar untuk mencapai suatu keberhasilan yang bisa membuat Anda bangga. Motivasi dan dukungan bagi anak harus diberikan tanpa henti sehingga anak lebih bersemangat untuk mewujudkan semua impian dan cita-citanya melalui potensi yang dimilikinya.

Itulah saran yang bisa Anda lakukan untuk membantu si kecil dalam mengembangkan bakat atau potensi diri yang dimilikinya. Semoga saran yang penulis sajikan bisa bermanfaat bagi Anda yang saat ini sedang memberikan pendidikan dasar untuk anak dalam rangka mengembangkan potensi diri.

Mengatasi Anak Yang Bersitegang Akibat Berbeda Pendapat

Mendidik anak adalah kewajiban setiap orangtua sebagai bagian dari tanggung jawab. Tidak dipungkiri bahwa mendidik anak bukanlah perkara yang mudah untuk dilakukan. Mendidik anak harus dilakukan dengan cara yang tepat dan hati-hati. Pendidikan yang diberikan sejak dini akan membekas dan diingat oleh anak sampai usia dewasa. Orangtua harus memberikan pendidikan dasar bagi anak sejak dini untuk membentuk kepribadian yang baik.

permasalahan anak

Masa-masa paling sulit dalam mendidik anak yaitu ketika menginjak usia remaja. Masa dimana terjadinya peralihan kepribadian seorang anak dalam menemukan jati dirinya. Pada usia ini biasanya anak masih labil dan lebih mudah terbawa oleh lingkungan. Maka dari itu penting sekali bagi setiap orangtua untuk membentengi anak dengan pendidikan dasar yang kuat sehingga anak tidak akan terjerumus ke dalam dunia yang kelam.

Ketika anak berusia remaja kerap kali memiliki pendapat yang berbeda dengan Anda sehingga tidak jarang terjadinya perdebatan. Pendapat anak biasanya disertai dengan ego yang tinggi dan selalu ingin di dengar. Biasanya mereka tidak menghiraukan nasihat yang Anda berikan. Anak pada usia remaja cenderung lebih mudah terpebgaruh oleh kondisi lingkungan sekitar atau tempat bergaul. Kondisi tersebut mungkin wajar, namun Anda sebagai orangtua harus memberikan pengertian pada anak sehingga tidak akan terjadi perdebatan di dalam keluarga.

Tindakan yang bisa anda lakukan dalam menyikapi perbedaan pendapat dengan anak:

  • Mengutarakan pendapat Anda dengan cara yang bijak

Ketika Anak mengambil keputusan tidak sesuai dengan apa yang Anda harapkan atau tindakan tersebut tidak bermanfaat sebaiknya jangan langsung memarahi dan menolaknya. Berikan pengertian secara perlahan dan utarakan pendapat Anda dengan sangat bijak. Berikan penjelasan pada anak bahwa tindakan yang diambilnya kurang tepat dan tidak membawa manfaat. Selain itu berikan solusi yang lain bagi anak untuk melakukan tindakan yang lebih baik dan bermanfaat. Tindakan yang bijak akan membuat anak lebih mengerti sehingga akan mempertimbangkan setiap tindakan yang akan diambilnya.

  • Selidiki penyebabnya

Alangkah lebih baiknya apabila Anda menyelidiki faktor yang menyebabkan anak memiliki pendapat dan tindakan yang tidak sesuai dengan apa yang Anda utarakan. Sebelum menegurnya cari tahu alasan yang mendasari tindakan tersebut. Anda bisa mengajak anak untuk ngobrol dan menanyakan alasan dari tindakan tersebut. Dalam hal ini sebaiknya Anda jangan terlalu serius supaya anak tidak terpancing untuk mendebat. Setelah anak mengutarakan pendapatnya, barulah Anda menimbang dan memberi saran mengenai pendapat tersebut.

  • Memberi saran supaya anak mempertimbangkan ulang

Pada usia remaja, kondisi emosi anak masih sangat labil sehingga terburu-buru dalam mengambil keputusan. Maka dari itu ketika pendapat anak tidak sesuai dengan Anda, sebaiknya mintalah anak supaya mempertimbangkan pendapatnya dari segi negatif dan positifnya. Dengan begitu anak akan mengerti sendiri tanpa penjelasan yang panjang lebar dari Anda. Dalam hal ini Anda hanya menyikapi dengan bijak dan memberi arahan ketika anak sudah mempertimbangkan semuanya.

Demikian beberapa tindakan bijak yang bisa Anda lakukan dalam menyikapi setiap perbedaan pendapat yang dikemukakan oleh anak. Dalam hal ini Anda sebagai orangtua harus memberikan teguran pada anak secara perlahan dan jangan langsung memarahi anak. Berikan penjelasan dan kemukakan pendapat Anda dengan bijak sehingga anak bisa mempertimbangkan dan menerimanya dengan hati yang lapang.

Solusi Untuk Mengatasi Kebiasaan Si Kecil Mengemut Makanan

Kebiasaan anak yang suka mengemut makanan tanpa mengunyah tentunya membuat Anda jengkel dan kesal. Kebiasaan mengemut makanan akan meningkatkan resiko kerusakan gigi pada anak karena makanan lebih lama mengendap di mulut. Selain itu, kebiasaan ini akan membuat banyak makanan terbuang karena anak tidak menelannya. Dampak negatif dalam jangka panjang yaitu beresiko menyebabkan anak kekurangan nutrisi.

Mengatasi Kebiasaan Si Kecil Mengemut Makanan

Kebiasaan si kecil yang suka mengemut makanan harus segera di atasi dengan solusi yang tepat. Apabila Anda membiarkan kebiasaan tersebut maka sama saja dengan membiarkan bakteri berkembang dan merusak gigi si kecil. Kerusakan gigi bisa mengakibatkan posisi rahang berkembang tidak optimal. UntukĀ  memudahkan Anda dalam mengatasi hal tersebut maka harus diketahui terlebih dahulu penyebabnya.

Faktor yang memicu kebiasaan anak mengemut makanan yaitu si kecil belum bisa beradaptasi dengan makanan padat, kebiasaan menghisap dot, gigi anak bermasalah atau pertama kali tumbuh gigi dan merasa bosan dengan menu makanan yang sama.

Inilah Solusi Untuk Mengatasi Kebiasaan Si Kecil Mengemut Makanan

  1. Sajikan menu makanan yang lebih variatif

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu faktor yang menyebabkan si kecil mengemut makanan adalah bosan dengan menu makanan yang sama. Solusi untuk mengatasi hal tersebut sangat mudah yaitu dengan menyajikan menu makanan yang lebih variatif dan beragam sehingga si kecil lebih tertarik dan bersemangat untuk mengunyah makanan tersebut. Makanan yang bervariasi bermanfaat untuk melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil pada masa pertumbuhannya. Selain itu, makanan yang beragam akan menghadirkan citarasa yang baru bagi si kecil sehingga tidak akan mudah bosan.

  1. Berikan makanan padat sesuai tahapan usia anak

Pemberian makanan padat untuk si kecil sebaiknya disesuaikan dengan tahapan usianya. Hal ini untuk memudahkan si kecil dalam beradaptasi dengan tekstur dari makanan baru. Pemberian makanan padat yang tidak sesuai dengan tahapan usia anak adalah salah satu hal yang menjadi pemicu si kecil mengemut makanan. Si kecil belum mempunyai kemampuan untuk mengunyah makanan dengan tekstur yang lebih keras sehingga lebih memilih untuk mengemut.

  1. Gunakan peralatan makan yang menarik

Cara lain untuk mengatasi kebiasaan si kecil dalam mengemut makanan yaitu menggunakan peralatan makan yang menarik. Gunakanlah piring atau mangkuk yang bergambar tokoh kartun kesukaanya. Cara seperti ini akan membuat si kecil penasaran dengan gambar tersebut sehingga tidak akan berlama-lama menyimpan makanan didalam mulutnya. Anak akan mempercepat proses mengunyah makanan dan tidak lagi hanya mengemut makanan tersebut.

  1. Biasakan menggunakan meja makan

Supaya si kecil terfokus untuk makan dan mengunyah makanan tersebut, sebaiknya Anda membiasakan memberi makan si kecil di meja makan. Apabila Anda membiarkan si kecil makan sambil bermain atau menonton televisi maka akan memicu kebiasaan mengemut makanan karena perhatiannya terfokus dengan benda yang dilihatnya.

  1. Menggunakan ilustrasi sambil membacakan cerita

Membacakan cerita sambil memberi ilustrasi melalui makanan merupakan salah satu solusi yang bisa Anda coba untuk mengatasi kebiasaan buruk si kecil. Contohnya yaitu ketika Anda menyuapi si kecil ceritakan tentang pesawat atau mobil kemudian ilustrasikan bahwa benda tersebut akan mendarat di mulutnya. Pesawat atau mobil bisa Anda ilustrasikan dengan sendok yang berisi makanan. Dengan begitu si kecil akan pansaran untuk menunggu suapan selanjutnya sehingga tidak akan membiarkan makanan berlama-lama di dalam mulutnya.

Mengetahui Tanda Tanda Anak Sedang Berbohong dan Cara Mengatasinya

Kepribadian dan perilaku seorang anak sangat bergantung pada pola asuh yang diterapkan oleh orangtuanya. Dalam hal ini pendidikan moral merupakan pendidikan dasar yang sangat penting untuk membentuk kepribadian seorang anak. Dalam arti lain pendidikan moral merupakan benteng pertahanan untuk anak supaya bertindak sesuai dengan batasan dan norma yang berlaku. Lemahnya pendidikan moral sangat rentan mengakibatkan seorang anak bertindak di luar aturan sehingga merugikan diri sendiri dan orang lain.

Tanda Anak Sedang Berbohong dan Cara Mengatasinya

Salah satu sikap yang tidak terpuji dan menjadi kebiasaan adalah berbohong. Perilaku seperti ini terjadi akibat dari lemahnya pendidikan moral dan pola asuh yang kurang tepat. Kebiasaan anak dalam berkata bohong dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya yaitu lingkungan. Dalam hal ini peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mengawasi setiap perilaku dan tindakan anak. Selain itu, Anda juga dituntut untuk memperbaiki dan mengarahkan perilaku anak supaya menjadi lebih baik.

Tanda-tanda Anak Sedang Berbohong

Untuk mengenali perilaku anak yang suka berkata bohong adalah hal yang mudah. Salah satunya dengan cara memperhatikan pergerakan bola mata anak pada waktu berbicara dengan Anda . Selain itu, anak yang sedang berbohong biasanya akan terlihat gelisah dan menutupi sesuatu. Untuk lebih jelasnya simak tanda-tanda anak sedang berbohong berikut ini.

  • Terlihat gelisah

Perhatikan sikap dan gerak tubuh anak Anda ketika berbicara. Jika anak terlihat tidak tenang dan cenderung menggerakan tubuh pada waktu berbicara atau memberikan alasan, maka dipastikan bahwa anak sedang berbohong. Begitupun sebaliknya ketika anak Anda terlihat diam saja dan tidak berkata apapun saat dilontarkan pertanyaan, maka kondsi tersebut bisa dipastikan kalau anak sedang menutupi sesuatu yang tidak boleh diketahui orang lain.

  • Kontak mata

Cara lain yang paling mudah untuk mengetahui kebohongan anak yaitu dengan memperhatikan pergerakan matanya. Biasanya anak yang sedang berbohong cenderung menghindari kontak mata dan terlihat gelisah ketika berbicara. Apabila Anda mendapati tanda-tanda tersebut pada anak ketika memberikan alasan maka sebaiknya jangan langsung menegur kalau dia sedang berbohong. Alangkah lebih baiknya apabila Anda memberikan nasihat dan penjelasan bahwa kebiasaan berbohong adalah sikap yang tidak baik dan bisa merugikan. Dengan begitu secara perlahan anak akan meninggalkan kebiasaan buruk tersebut.

  • Alasan dan sikap tidak konsisten

Anak yang sedang menutupi kebohongan cenderung memberikan alasan yang tidak konsisten. Selain itu sikap anak terlihat gelisah dan terkadang ketakutan. Untuk mengatasi dan menghilangkan kebiasaan tersebut, berikan pengertian pada anak bahwa perilaku seperti itu tidak baik. Selain itu yakinkan anak untuk bersikap kea rah yang lebih baik.

  • Ekspresi wajah

Perhatikan ekspresi wajah anak ketika berbicara dengan Anda. Anak yang berbohong biasanya lebih banyak mengedipkan mata ketika berbicara. Anak cenderung terlihat tidak serius dan tertawa nakal ketika memberikan alasan pada Anda. Selain itu, sikap anak juga terlihat seperti mengalihkan perhatian dengan melakukan berbagai macam gerakan untuk menutupi kebohongan tersebut.

Kebiasaan berbohong pada anak bisa dicegah dengan memberikan pendidikan moral yang kuat sejak dini. Kebiasaan berbohong biasanya mulai dilakukan anak setelah mengenal lingkungan luar rumah atau ketika menginjak usia sekolah. Faktor penyebabnya tidak lain adalah lingkungan tempat bergaul anak yang memicu untuk melakukan kebohongan tersebut. Oleh karena itu, bentengi jiwa anak dengan pola asuh yang benar dan pendidikan dasar yang kuat.