Mengetahui Tanda Tanda Anak Sedang Berbohong dan Cara Mengatasinya

Kepribadian dan perilaku seorang anak sangat bergantung pada pola asuh yang diterapkan oleh orangtuanya. Dalam hal ini pendidikan moral merupakan pendidikan dasar yang sangat penting untuk membentuk kepribadian seorang anak. Dalam arti lain pendidikan moral merupakan benteng pertahanan untuk anak supaya bertindak sesuai dengan batasan dan norma yang berlaku. Lemahnya pendidikan moral sangat rentan mengakibatkan seorang anak bertindak di luar aturan sehingga merugikan diri sendiri dan orang lain.

Tanda Anak Sedang Berbohong dan Cara Mengatasinya

Salah satu sikap yang tidak terpuji dan menjadi kebiasaan adalah berbohong. Perilaku seperti ini terjadi akibat dari lemahnya pendidikan moral dan pola asuh yang kurang tepat. Kebiasaan anak dalam berkata bohong dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya yaitu lingkungan. Dalam hal ini peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mengawasi setiap perilaku dan tindakan anak. Selain itu, Anda juga dituntut untuk memperbaiki dan mengarahkan perilaku anak supaya menjadi lebih baik.

Tanda-tanda Anak Sedang Berbohong

Untuk mengenali perilaku anak yang suka berkata bohong adalah hal yang mudah. Salah satunya dengan cara memperhatikan pergerakan bola mata anak pada waktu berbicara dengan Anda . Selain itu, anak yang sedang berbohong biasanya akan terlihat gelisah dan menutupi sesuatu. Untuk lebih jelasnya simak tanda-tanda anak sedang berbohong berikut ini.

  • Terlihat gelisah

Perhatikan sikap dan gerak tubuh anak Anda ketika berbicara. Jika anak terlihat tidak tenang dan cenderung menggerakan tubuh pada waktu berbicara atau memberikan alasan, maka dipastikan bahwa anak sedang berbohong. Begitupun sebaliknya ketika anak Anda terlihat diam saja dan tidak berkata apapun saat dilontarkan pertanyaan, maka kondsi tersebut bisa dipastikan kalau anak sedang menutupi sesuatu yang tidak boleh diketahui orang lain.

  • Kontak mata

Cara lain yang paling mudah untuk mengetahui kebohongan anak yaitu dengan memperhatikan pergerakan matanya. Biasanya anak yang sedang berbohong cenderung menghindari kontak mata dan terlihat gelisah ketika berbicara. Apabila Anda mendapati tanda-tanda tersebut pada anak ketika memberikan alasan maka sebaiknya jangan langsung menegur kalau dia sedang berbohong. Alangkah lebih baiknya apabila Anda memberikan nasihat dan penjelasan bahwa kebiasaan berbohong adalah sikap yang tidak baik dan bisa merugikan. Dengan begitu secara perlahan anak akan meninggalkan kebiasaan buruk tersebut.

  • Alasan dan sikap tidak konsisten

Anak yang sedang menutupi kebohongan cenderung memberikan alasan yang tidak konsisten. Selain itu sikap anak terlihat gelisah dan terkadang ketakutan. Untuk mengatasi dan menghilangkan kebiasaan tersebut, berikan pengertian pada anak bahwa perilaku seperti itu tidak baik. Selain itu yakinkan anak untuk bersikap kea rah yang lebih baik.

  • Ekspresi wajah

Perhatikan ekspresi wajah anak ketika berbicara dengan Anda. Anak yang berbohong biasanya lebih banyak mengedipkan mata ketika berbicara. Anak cenderung terlihat tidak serius dan tertawa nakal ketika memberikan alasan pada Anda. Selain itu, sikap anak juga terlihat seperti mengalihkan perhatian dengan melakukan berbagai macam gerakan untuk menutupi kebohongan tersebut.

Kebiasaan berbohong pada anak bisa dicegah dengan memberikan pendidikan moral yang kuat sejak dini. Kebiasaan berbohong biasanya mulai dilakukan anak setelah mengenal lingkungan luar rumah atau ketika menginjak usia sekolah. Faktor penyebabnya tidak lain adalah lingkungan tempat bergaul anak yang memicu untuk melakukan kebohongan tersebut. Oleh karena itu, bentengi jiwa anak dengan pola asuh yang benar dan pendidikan dasar yang kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>