Menjaga Kesehatan Rahim Dengan Mengkonsumsi Makanan Bergizi

Rahim adalah salah satu bagian dari organ reproduksi wanita.  Organ vital tersebut memiliki peran yang sangat penting untuk menunjang terjadinya pembuahan dan tempat berkembangnya janin. Kesehatan rahim wanita sangat penting untuk dijaga dalam mencegah penyakit yang berbahaya seperti kanker atau dalam bahasa Inggris cancer. Selain itu, kesehatan rahim akan membantu mempersiapkan kehamilan yang sehat.

makanan kesehatan rahim

Menjaga kesehatan rahim bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menerapkan gaya hidup sehat. Dengan mencukupi semua kebutuhan nutrisi maka akan meminimalisir penyakit yang bisa membahayakan rahim. Selain itu, untuk menjaga kesehatan rahim Anda harus berolahraga secara rutin.

Sumber Makanan Untuk Menjaga Kesehatan Rahim

  1. Tomat

Tomat adalah salah satu jenis sayuran yang bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker leher rahim. Hal ini karena tomat mengandung likopen dan antioksidan yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

  1. Produk olahan susu

Makanan kesehatan rahim yang selanjutnya yaitu susu dan produk olahannya. Dengan mengkonsumsi yoghurt dan keju secara rutin maka akan mencegah terjadinya kanker rahim. Kandungan vitamin D pada susu bermanfaat untuk mencegah tumor jinak pada rahim atau fibroid.

  1. Teh hijau

Kandungan antioksidan pada teh hijau bermanfaat untuk menjaga kesehatan rahim dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, bagi Anda yang memiliki masalah pada rahim seperti adanya fibroid maka dengan mengkonsumi teh hijau secara rutin akan membantu mengatasi tumor jinak tersebut.

  1. Sayuran berwarna hijau

Sayuran hijau memiliki kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Sayuran hijau mengandung mineral yang berperan penting dalam mengoptimalkan fungsi saraf. Selain itu, kandungan nutrisi pada sayuran hijau juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan basal di dalam rahim.

  1. Biji-bijian atau kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah salah satu sumber makanan yang memiliki kandungan kolesterol baik dan asam lemak omega-3. Mengkonsumsi kacang-kacangan secara rutin akan menghindarkan Anda dari fibroid dan kanker rahim. Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung nutrisi seperti protein yang berguna untuk menjaga kesuburan rahim.

  1. Buah-buahan

Buah mengandung unsur mineral,fitokimia dan vitamin yang sangat melimpah. Buah-buahan merupakan sumber antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit. Dengan mengkonsumsi buah maka akan mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh dan menjaga kesehatan organ reproduksi wanita terutama rahim. Antioksidan berperan penting dalam menghambat pertumbuhan sel kanker di uterus dan rahim.

  1. Ikan

Ikan air dingin seperti salmon mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk menekan produksi hormon prostaglandin. Perlu Anda ketahui bahwa hormon tersebut bisa menyebabkan kontraksi pada rahim apabila produksinya berlebihan. Jika kontraksi terjadi maka bisa membahayakan rahim dan mengubah posisi rahim.

  1. Makanan berserat

Makanan yang mengandung serat sangat mudah kita jumpai seperti buah-buahan, gandum dan sayuran. Serat berperan penting dalam mencegah produksi hormon estrogen secara berlebihan. Hormon estrogen yang diproduksi secara berlebihan bisa mengakibatkan fibroid atau tumor jinak pada rahim.

Demikian beberapa makanan yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan rahim. DIsamping mengkonsumsi makanan tersebut, Anda juga harus rutin berolahraga dan menjauhi kebiasaan yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker. Jika anda ingin mengetahui update terbaru tantang kanker serviks anda bisa mengunjungi web solusisehatku.com

Jenis Buah Yang Baik Untuk Bayi 6 Bulan Sebagai Pelengkap MPASI

Ketika menginjak usia 6 bulan maka bayi sudah bisa diperkenalkan dengan makanan padat pendamping ASI. Hal ini bertujuan untuk mengajarkan cara mengunyah makanan pada bayi dan melengkapi kebutuhan nutrisinya. Seiring dengan bertambahnya usia si kecil maka kebutuhan nutrisi semakin meningkat dan tidak bisa dipenuhi hanya dari ASI saja. Oleh karena itu pemberian makanan pendamping ASI adalah salah satu solusi untuk melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil. Salah satu makanan padat yang bisa Anda perkenalkan yaitu buah untuk bayi.

buah untuk bayi

Seperti yang kita ketahui bahwa buah adalah sumber vitamin yang sangat lengkap sehingga sangat cocok untuk diperkenalkan pada bayi. Namun dalam memilih buah untuk si kecil harus teliti dan hati-hati sehingga tidak akan membahayakan kesehatan. Pilihlah buah untuk bayi 6 bulan yang memiliki tekstur lembut dan rasa yang tidak terlalu masam. Pemberian buah bisa Anda lakukan dengan cara dihaluskan kemudian dicampur dengan bubur. Namun untuk buah yang memiliki tekstur lembut seperti pisang bisa langsung Anda berikan tanpa harus dicampur dengan bubur.

Beberapa Jenis Buah Yang Baik Untuk Bayi 6 Bulan

  • Pepaya

Pepaya merupakan salah satu jenis buah yang baik untuk bayi 6 bulan. Buah pepaya memiliki kandungan serat dan tekstur yang lembut sehingga bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan si kecil. Dengan memperkenalkan buah yang satu ini maka bayi akan terhindar dari masalah pencernaan seperti sembelit. Pepaya lebih mudah untuk dicerna oleh bayi yang baru mengenal makanan padat. Selain itu buah pepaya juga memilki kandungan vitamin yang sangat lengkap untuk menunjang perkembangan si kecil.

  • Pisang

Jenis buah yang baik untuk bayi 6 bulan selanjutnya yaitu pisang. Kandungan nutrisi pada buah pisang sangat banyak seperti asam folat, vitamin A, kalium dan posfor yang berguna untuk menunjang tumbuh kembang si kecil. Pisang bisa Anda berikan secara langsung tanpa diolah karena teksturnya lembut sehingga lebih mudah untuk dicerna. Selain itu, Anda juga bisa menyajikannya dengan cara mencampurkan ke dalam bubur sebagai tambahan. Pisang sebaiknya diberikan dengan porsi yang cukup dan jangan berlebihan karena bisa menyebabkan sembelit.

  • Apel

Apel adalah salah satu buah yang sangat baik untuk bayi. Apel mengandung serat, antioksidan, vitamin, magnesium, kalium dan posfor. Kandungan nutrisi tersebut tentunya sangat baik untuk menunjang perkembangan bayi. Apel bisa Anda sajikan untuk bayi dengan cara dihaluskan dan dibuat bubur sehingga lebih mudah untuk di telan.

  • Alpukat

Tekstur daging buah yang sangat lembut menjadikan alpukat cocok untk diberikan pada bayi. Selain itu, alpukat juga sangat kaya akan kandungan nutrisi seperti asam lemak omega-3, vitamin, zat besi, posfor, magnesium, serat dan nutrisi penting lainnya yang berguna untuk menunjang perkembangan dan kecerdasan otak. Alpukat bisa langsung diberikan pada bayi dengan cara dikeruk dan dihaluskan menggunakan blender.

  • Pir

Pir mengandung vitamin, kalsium dan kalium serta tidak mengandung lemak jahat. Buah ini sangat cocok untuk bayi karena bisa mencegah sembelit dan gangguan pencernaan lainnya. Untuk memudahkan bayi dalam menelan makanan ini sebaiknya Anda menghaluskan terlebih dahulu dengan cara di blender. Penyajiannya bisa dalam bentuk bubur ataupun jus.

Demikian beberapa jenis buah yang baik untuk bayi 6 bulan. Pada usia 6 bulan bayi belum memiliki kemampuan untuk mengunyah sehingga penyajian buah harus dengan tekstur yang lembut dalam bentuk bubur atau jus buah.

Penyebab dan Cara Mengatasi Gatal Pada Perut Saat Hamil

Banyak perubahan yang akan terjadi pada waktu hamil. Perubahan tersebut tidak terlepas dari pengaruh hormone kehamilan yang mempengaruhi kondisi fisik dan mental ibu hamil. Terkadang beberapa perubahan yang terjadi membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Salah satu contohnya yaitu perubahan bentuk tubuh terutama bagian perut yang membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Kondisi kehamilan yang semakin membesar tentunya akan membuat kulit di area perut mengalami peregangan sehingga menyebabkan gatal pada perut saat hamil.

gatal pada perut saat hamil

Penyebab gatal pada perut saat hamil yaitu kondisi stretch mark, kulit kering dan gejala peningkatan hormone estrogen dan gonadotropin. Gatal yang dirasakan oleh ibu hamil bisa bersifat ringan dan bahkan parah sehingga menimbulkan ruam dan menimbulkan bercak kemerahan. Gatal yang dirasakan pada waktu hamil memang hal yang wajar, akan tetapi hal ini tidak boleh dibiarkan karena bisa mengganggu kenyamanan ibu hamil.

Dibawah Ini Tips Mengatasi Gatal Pada Perut Saat Hamil

  • Mengompres

Cara mengatasi gatal pada perut saat hamil bisa dilakukan dengan mengompres perut menggunakan air dingin. Gunakan kain bersih yang dibasahi dengan air dingin kemudian tempelkan pada bagian perut yang gatal. Cara seperti ini akan membantu melembabkan kulit kering sehingga meredakan gatal.

  • Memakai pakaian longgar

Ibu hamil dianjurkan untuk menggunakan pakaian longgar. Tujuannya yaitu untuk menjaga suhu tubuh supaya tidak mudah berkeringat. Selain itu, pakaian longgar akan meminimalisir rasa gatal pada bagian perut. Pilihlah pakaian yang longgar dan berbahan dasar katun sehingga bisa menyerap keringat dan mencegah gatal pada perut selama hamil.

  • Jangan mandi dengan air hangat

Selama hamil tidak dianjurkan mandi dengan air hangat karena tidak baik untuk kesehatan janin. Disamping itu mandi dengan air hangat akan membuat kulit kering sehingga menimbulkan gatal-gatal pada bagian perut.

  • Menggunakan olive oil

Minyak lidah buaya bisa meredakan gatal pada waktu hamil. Oleskan minyak tersebut pada bagian perut yang terasa gatal secara merata. Minyak lidah buaya akan membantu menjaga kelembaban kulit sehingga mencegah gatal-gatal.

  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh

Pada waktu hamil sangat dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih. Tujuannya yaitu untuk mencegah dehidrasi dan menjaga kelembaban kulit. Dengan begitu akan menghindarkan ibu hamil dari gatal pada bagian perut.

  • Hindari penggunaan sabuin mandi

Jangan menggunakan sabun mandi untuk menghilangkan gatal pada perut. Sabun mandi hanya akan membuat kulit kering dan iritasi sehingga gatal pada perut akan semakin parah. Sebaiknya Anda menggunakan pelembab yang aman dan tidak menyebabkan iritasi.

  • Konsultasi dengan dokter

Jika kondisi gatal pada perut semakin parah dan menimbulkan iritasi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang benar.

Nah, itulah cara mengatasi gatal pada perut saat hamil. Jangan pernah menggaruk bagian perut yang gatal karena bisa menimbulkan iritasi dan stretch mark. Sebaiknya Anda mengusap bagian perut yang gatal menggunakan handuk kecil yang dibasahi air.

Tidur Siang Memiliki Manfaat Untuk Menunjang Perkembangan Bayi

Tidur merupakan aktivitas yang biasa dilakukan oleh setiap orang sebagai salah satu cara untuk beristirahat dari padatnya aktivitas. Pola tidur yang baik sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tidak hanya bagi orang dewasa, pola tidur yang teratur juga sangat bermanfaat dalam menunjang perkembangan bayi. Tidur sehat buat bayi hendaknya dijadwalkan secara teratur, baik itu pada malam hari ataupun pada siang hari. Perlu Anda ketahui bahwa bayi yang masih kecil membutuhkan banyak waktu untuk beristirahat untuk mengoptimalkan pertumbuhannya.

tidur siang bayi

Menerapakan kebiasaan tidur siang secara teratur pada bayi adalah cara terbaik dalam mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Para ahli kesehatan berpendapat bahwa menerapkan kebiasaan tidur siang pada bayi secara teratur akan berdampak positif terhadap kemampuan bayi. Hal ini karena aktivitas tidur siang yang teratur akan menstimulasi hormon pertumbuhan bekerja dengan baik. Disamping itu tidur siang juga sangat bermanfaat untuk membuat bayi tenang sehingga fungsi otak bayi akan bekerja dengan maksimal.

Berikut Manfaat Tidur Siang Untuk Bayi

  1. Menstimulus perkembangan bayi

Salah satu manfaat tidur siang bagi bayi yang pertama yaitu untuk menstimulus pertumbuhan dan perkembangan bayi. Sebuah riset mengatakan bahwa tidur siang secara teratur akan membantu mengoptimalkan perkebangan bayi menjadi lebih baik. Kondisi ini terjadi karena hormone pertumbuhan pada bayi akan mengalir lebih baik dan lebih aktif di dalam darah ketika si kecil sedang tidur siang.

  1. Meningkatkan kemampuan bayi dalam memproses informasi

Bagi bayi yang sudah berusia diatas satu tahun, tidur siang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan otak dalam memproses sebuah informasi. Anak-anak yang mendapatkan tidur siang secara teratur cenderung lebih ceria, tidak mudah lelah dan lebih mudah untuk memahami dan memproses sebuah informasi.

  1. Terhindar dari stres

Bayi yang mendapatkan tidur siang dengan intensitas waktu yang cukup maka akan terlihat lebih bahagia dan terhindar dari stres. Si kecil akan terlihat lebih nyaman  jarang rewel. Kondisi seperti ini tentunya akan berdampak positif terhadap tumbuh kembang bayi.

Bagi bayi, tidur adalah prioritas utama sebagai sarana untuk mengoptimalkan pertumbuhannya. Bayi membutuhkan waktu istirahat yang lebih banyak bila dibandingkan dengan orang dewasa. Apabila bayi kekurangan waktu untuk istirahat atau tidur maka perkembangannya akan berlangsung lambat dan berjalan tidak optimal. Perlu Anda ketahui bahwa perkembangan dan pertumbuhan bayi sangat bergantung pada pola tidur setiap harinya.

Tidur sangat berdampak terhadap kesehatan mental, fisik dan sistem kekebalan tubuh bayi. Pola tidur bayi biasanya akan terlihat ketika menginjak usia 4 bulan. Pada usia tersebut Anda bisa mengoptimalkan waktu istirahat untuk si kecil dengan membuat jadwal yang teratur. bayi yang baru lahir membutuhkan waktu kurang lebih 16 jam untuk tidur. Sedangkan bayi yang sudah mendekati umur satu tahun membutuhkan waktu tidur selama 14 jam. Seiring bertambahnya usia, maka waktu tidur yang dibutuhkan sangat sedikit. Seperti halnya bayi yang berusia diatas 2 tahun hanya membutuhkan waktu tidur selama 10 jam.

Untuk mengoptimalkan pertumbuhan serta perkembangan fisik dan psikis, sebaiknya Anda menjadwalkan tidur siang bayi secara teratur setiap harinya. Tumbuh kembang si kecil tidak hanya dipengaruhi oleh asupan nutrisi saja, namun membutuhkan waktu istirahat yang cukup untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Waspadai Bahaya Radiasi Handphone Bagi Kesehatan Ibu Hamil

Pada zaman modern seperti saat ini, handphone sudah menjadi kebutuhan primer yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tidak dipungkiri bahwa ponsel memberi kemudahan untuk berkomunikasi jarak jauh dengan orang lain. Namun penggunaan ponsel ternyata bisa berdampak negatif terhadap kesehatan. Salah satu bahaya radiasi handphone yaitu bisa menghambat perkembangan janin di dalam kandungan. Hal ini karena bayi masih sangat sensitif terhadap radiasi ataupun gangguan dari luar kandungan.

bahaya radiasi handphone bagi ibu hamil

Para ahli kesehatan menyarankan supaya membatasi penggunaan alat komunikasi tersebut  mengingat bahaya radiasi handphone bagi ibu hamil sangat besar. Dampak buruk yang ditimbulkan oleh radiasi handphone bagi perkembangan janin yaitu bisa mengakibatkan gangguan memori, mempengaruhi perkembangan janin dan menyebabkan gangguan perilaku. Anak yang dilahirkan cenderung memiliki sifat yang hiperaktif.

Pengaruh radiasi handphone mungkin tidak terlalu berdampak besar bagi orang dewasa, namun bahaya radiasi handphone bagi kesehatan janin di dalam kandungan sangat fatal. Hal ini karena otak janin masih sangat sensitif dibandingkan dengan orang dewasa. Radiasi yang ditimbulkan oleh handphone sangat berbahaya, terlebih lagi apabila Anda sering meletakkan handphone diatas perut pada waktu hamil. Radiasi bisa memicu kerusakan sel pada janin dan beresiko mengakibatkan keguguran jika kehamilan masih muda.

Bahaya Radiasi Handphone Bagi Kesehatan Ibu Hamil Secara Umum

  • Berdampak buruk terhadap kehamilan

Kebiasaan meletakkan ponsel diatas perut pada waktu hamil akan memberikan dampak negatif terhadap perkembangan janin di dalam kandungan. Radiasi yang ditimbulkan dari ponsel akan berdampak buruk terhadap perkembangan otak janin dan kemungkinan besar melahirkan anak yang memiliki sifat hiperaktif. Selain itu, radiasi handphone juga sangat rentan mengakibatkan keguguran pada tahap awal kehamilan. Oleh karena itu sebaiknya Anda membatasi dan mengontrol penggunaan handphone pada waktu hamil.

  • Menurunkan daya ingat

Penggunaan ponsel yang terlalu sering dengan intensitas yang lama akan berdampak buruk terhadap daya ingat ibu hamil. Biasanya ibu hamil mudah lupa sehingga banyak kegiatan yang terabaikan. Maka dari itu bersikap bijaklah dalam menggunakan handphone supaya tidak menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda dan janin yang ada di dalm kandungan.

  • Memicu kanker

Tidak hanya penggunaan ponsel yang terlalu lama, ternyata kebiasaan menyimpan handphone di saku baju atau celana bisa memicu kanker pada ibu hamil. Radiasi yang ditimbulkan oleh handphone akan masuk ke dalam jaringan-jaringan tubuh sehingga memicu pertumbuhan sel kanker. Salah satu kanker yang ditimbulkan oleh radiasi handphone yaitu kenker payudara. Selain itu, radiasi handphone juga termasuk zat karsinogenik yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker pada jaringan otak.

  • Memiliki anak yang hiperaktif

Menggunakan alat komunikasi sesuai dengan keinginan Anda memang tidak ada larangan, namun dalam hal ini Anda harus memperhatikan dampak negatif yang akan ditimbulkan oleh alat tersebut. Terlebih lagi bagi Anda yang sedang hamil, penggunaan handphone sebaiknya dibatasi supaya tidak memberikan dampak buruk bagi kesehatan dan perkembangan janin. Radiasi handphone bisa berdampak buruk terhadap perilaku janin sehingga ketika tumbuh dewasa, anak akan cenderung memiliki sifat yang hiperaktif.

Demikian bahaya radiasi handphone bagi kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin. Maka dari itu, bersikap bijaklah dalam menggunakan alat komunikasi tersebut dengan cara membatasinya. Sebaiknya Anda menggunakan alat komunikasi tersebut seperlunya sehingga tidak akan setiap waktu terkena paparan radiasi. Selain itu jangan membiasakan meletakkan ponsel diatas perut tau di dekat kepala pada waktu tidur.